HADIAH KECIL DARI SANG BUAH HATI

HADIAH KECIL DARI SANG BUAH HATI

Angkatan Bernadeta ke-26 Asrama Putri Magdalena Daemen dan Hilarius ke-26 Asrama Putra Fransiskus Asissi mengikuti acara Hari Orang Tua (HOT) yang diselenggarakan pada Sabtu, 12 Oktober 2019 di Aula SMA Sedes Sapientiae, Jambu. HOT ini adalah acara yang dimaksudkan untuk mempertemukan siswa–siswi kelas X berasrama dengan keluarga mereka yang selama 100 hari tidak diperkenankan berkomunikasi secara langsung.

EXPO Perguruan Tinggi 2019

EXPO Perguruan Tinggi 2019

Sabtu, 5 Oktober 2019 SMA Sedes Sapientiae mengadakan acara Expo Perguruan Tinggi dan acara rangkaian kegiatan 25 tahun Asrama.

Classmeeting II

Classmeeting II

Kamis 3 September 2019, siswa siswi kelas X dan kelas XI SMA Sedes Sapientiae Bedono mengikuti kegiatan classmeeting hari ke 2 di lapangan sekolah. Meski kelas XII tidak bisa turut serta menghadiri kegiatan ini, classmeeting tetap berjalan dengan lancar mulai dari pukul 07.00 sampai dengan selesainya acara pukul 10.00.

Kegiatan classmeeting setelah UTS Gasal

Kegiatan classmeeting setelah UTS Gasal Classmeeting menjadi sarana untuk untuk mengendorkan urat saraf setelah P/UTS. Selain itu siswa yang memiliki bakat seni, budaya, olahraga, keagamaan dan lain sebagainya akan tersalurkan melalui kegiatan classmeeting di sekolah ini. 

1  ...  3  4  5  6  7  ... 82

HADIAH KECIL DARI SANG BUAH HATI

24 October 2019

HADIAH KECIL DARI SANG BUAH HATI
Acara yang berjudul “Revolusi” tersebut dihadiri oleh keluarga dari masing-masing siswa khususnya para orang tua.  Revolusi diangkat sebagai judul kegiatan karena 100 hari merupakan waktu yang singkat bagi mereka untuk berproses dalam penyesuaian diri di tempat baru, sistem baru, dan lingkungan baru.
            Pukul 07.00 WIB, satu persatu keluarga siswa mulai berdatangan. Para orang tua diarahkan untuk menuju ke pintu utama sekolah untuk melakukan registrasi. Kira-kira pukul 08.00 WIB, acara segera diawali dengan doa dan kata sambutan dari Ibu Ta’ati Rahayu selaku koordinator HOT dan Sr. M. Annunciata, OSF selaku pimpinan asrama.
            Setelah sambutan-sambutan selesai, pada pukul 09.00 WIB dilanjutkan dengan sesi presentasi  yang dibawakan oleh Ibu Ta’ati Rahayu sebagai perwakilan pembimbing Asrama Putri dan Bapak Haryo Sadewa sebagai perwakilan dari pembimbing Asrama Putra. Sesi pertama diisi oleh penjelasan mengenai peraturan dan hidup keseharian di asrama putri oleh Ibu Ta’ati Rahayu. Begitu pula dengan Bapak Haryo Sadewa yang menjelaskan mengenai peraturan dan hidup keseharian di asrama putra.
            Pukul 10.00 WIB, tibalah saat yang dinanti-nanti yaitu puncak acara. Puncak acara ini diisi dengan pentas seni dari Angkatan Bernadeta dan Hilarius ke-26. Penampilan tersebut dilakukan selama 2 jam nonstop. Pentas seni yang ditampilkan berupa drama musikal mengenai kehidupan di asrama. Lagu akhir yang dinyanyikan secara bersama oleh satu angkatan adalah lagu “Langkah” ciptaan Gabriella Mahatva dan lagu “Wiwit Aku Isih Bayi”. Sambil menyanyikan lagu itu, siswa-siswa satu per satu turun dari panggung dan membawa setangkai bunga serta pesan tertulis untuk dipersembahkan kepada orang tua. Suasana haru memenuhi ruangan tersebut, bahkan bukan hanya orang tua dan siswa yang menjadi peserta HOT, panitia pun juga merasakan hal yang sama.
            Di akhir acara, ditutup dengan misa yang dipimpin oleh Romo Y. Joko Wahyu Yuniarto, Pr. Orang tua dan siswa duduk berdampingan saat misa. Misa diiringi oleh paduan suara dan orkestra dari SS Lauda. “Orang tua disarankan untuk sering mengunjungi anaknya demi tetap terjaganya relasi dalam keluarga“, kotbah Romo Y. Joko Wahyu Yuniarto, Pr saat misa berlangsung. Misa berlangsung selama kurang lebih 45 menit. Dilanjutkan dengan pembagian rapot UTS dilakukan oleh masing-masing wali kelas. Kemudian masing-masing siswa yang telah menerima rapot diizinkan untuk weekend bersama orang tua sampai hari Minggu, 13 Oktober 2019 pukul 16.00 WIB. Siswa-siswi kembali ke asrama dan menutup masa 100 hari.
            Acara HOT kali ini berbeda dengan acara HOT sebelumnya. Dimana dalam acara HOT ini kami melibatkan beberapa siswa–siswi kelas X untuk tergabung menjadi panitia. Peran serta mereka dalam kepanitiaan ini berfokus pada puncak acara HOT, yaitu pentas seni. Mereka bertanggung jawab dalam tugas sebagai koordinator, sie acara, sie perkap, sie kostum, sie latihan, dan sie dekorasi. Kepanitiaan ini memberikan pengalaman baru serta melatih mereka untuk bertanggung jawab terhadap teman–teman dan acara ini. Hal ini, memberikan kebanggaan sendiri bagi mereka.
 
Patricia Pavita
Jurnalis Pan HOT


Back to Top