KEMAH RAYON BAGUSTO: AJANG PERSAUDARAAN DAN BELAJAR BERTAHAN HIDUP DI ALAM

KEMAH RAYON BAGUSTO: AJANG PERSAUDARAAN DAN BELAJAR BERTAHAN HIDUP DI ALAM Angin malam menyapu dahan dan ranting-ranting meniupkan persahabatan. Menambah beku menusuk dinding-dinding kain sintetis yang mulai mengembun. Empat hari tiga malam aku bergelut dengan alam yang penuh makna. Ada kebersamaan, persaudaraan, dan pelajaran hidup yang menguatkan.

ZIAREK GURU-KARYAWAN: MENEROBOS GERIMIS DALAM KEBERSAMAAN

ZIAREK GURU-KARYAWAN: MENEROBOS GERIMIS DALAM KEBERSAMAAN Langit pagi itu begitu cerah. Namun angin di Selatan menggelayut awan. Aku pikir hari akan hujan di Jogja. Untungnya, hanya gerimis yang mengiringi langkah kami di sela-sela perjalanan refleksi ini. Tentunya, dalam perjalanan ini ada kebersamaan dan keakraban yang kami pungut.

Generasi Pramuka Masa Kini, Harapan Bangsa di Masa Depan

Generasi Pramuka Masa Kini, Harapan Bangsa di Masa Depan Udara pagi begitu sejuk. Daun-daun kelapa melambaikan jemarinya dari tunas-tunas baru. Tunas-tunas kelapa tak pernah punah untuk bangsa ini. Menjadi inti dari kelangsungan hidup bangsa ini.

Kunci Magis: Membuka Pintu Masa Depan

Kunci Magis: Membuka Pintu Masa Depan Selamat datang, para calon pemimpin masa depan! Hari ini, kalian bukan hanya melangkah ke gerbang sekolah baru, tapi juga menggenggam sebuah kunci magis di tangan kalian. Kunci ini bukan terbuat dari logam biasa, melainkan dari semangat, rasa ingin tahu, dan potensi luar biasa yang ada dalam diri setiap individu. Jangan takut untuk memutar kunci ini. Terkadang, pintu yang terbuka mungkin bukan yang kalian bayangkan, tapi percayalah, di baliknya selalu ada hal baru yang menanti untuk dipelajari dan dinikmati.

1  2  3  4  5  ...  111

KEMAH RAYON BAGUSTO: AJANG PERSAUDARAAN DAN BELAJAR BERTAHAN HIDUP DI ALAM

30 August 2025

KEMAH RAYON BAGUSTO: AJANG PERSAUDARAAN DAN BELAJAR BERTAHAN HIDUP DI ALAM

AMBARAWA. Pada (27-30/8) kemarin, kami dari PRASESA (Pramuka SMA Sedes Sapientiae Jambu) mengikuti kegiatan Kemah Rayon Bagusto yang dilaksanakan di Lahan Perkemahan Gua Maria Kerep Ambarawa.

Selama empat hari penuh, kami merasakan pengalaman yang benar-benar berkesan. Kegiatan dimulai dengan materi-materi penting seperti navigasi darat, making trap, making fire and shelter, hingga cara bertahan hidup di alam bebas. Selain itu, untuk mengaplikasikan apa yang kita pelajari, kita juga diajak untuk menyisir sungai bersama. Semua materi ini membuat kami sadar betapa pentingnya keterampilan survival dalam kehidupan seorang Pramuka.

Kemah ini juga menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan antar sekolah. Kami berkesempatan bertemu dan berbaur dengan teman-teman baru dari sekolah lain, mulai dari SD, SMP hingga SMA di rayon Bagusto. Suasana penuh tawa, kerja sama, dan kebersamaan terasa hangat sepanjang kegiatan, baik saat belajar materi maupun saat duduk santai di sekitar perkemahan.

Sebagai peserta, kami juga melihat betapa besar peran panitia, kakak-kakak pembina, dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara ini. Tanpa mereka, tentu kegiatan tidak akan berjalan sebaik ini.

Melalui kegiatan kemah Rayon Bagusto 2025, kami belajar bahwa Pramuka bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga wadah pembentukan karakter: peduli pada lingkungan, siap menghadapi tantangan, serta mempererat tali persaudaraan.

Terima kasih untuk semua pihak yang sudah memberikan pengalaman luar biasa ini. Empat hari kemah memang sudah berakhir, tetapi kenangan dan pelajaran yang kami dapat akan terus kami bawa pulang.

 

Gabriela Alvy Kusumaputri/ XI A1
Journalist of Sedes Sapientiae



Back to Top