Kami buka untuk Anda, Kami tunggu Anda bergabung

Kami buka untuk Anda, Kami tunggu Anda bergabung

Hallo Indonesia. Apa kabarmu? Masih di rumah? Tidak pengen sekolah? Yah, apa pun itu, Indonesia harus tetap bangkit. Indonesia harus tetap kuat. Sekolah-sekolah sebagai tempat untuk belajar, menempa, juga tetap harus bergerak menunjukkan kehidupannya. Salah satunya adalah dengan tetap membuka pendaftaran siswa baru.

DI RUMAH AJA: KANGENKU DIKARANTINA COVID-19

DI RUMAH AJA: KANGENKU DIKARANTINA COVID-19

BEDONO, Kali ini kulihat wajahmu muram tak merona seakan menyimpan guratan kepedihan. Hari-hari yang biasanya penuh dengan keceriaan, keriuhan, canda, dan gelak tawa seketika menjadi sunyi. Ruang-ruang menjadi kosong, bangku-bangku pun membisu, papan tulis-papan tulis memucat tanpa coretan. Lorong-lorong selasar juga terlihat bersih tanpa jejak sepatu.

Dari Abu Kembali Menjadi Abu

Dari Abu Kembali Menjadi Abu

Perayaan Rabu Abu merupakan awal dari masa pra Paskah yang berlangsung selama 40 hari. Dalam perayaan ini, bagi yang sudah dibabtis secara katolik dan umat kristiani akan menerima abu yang diusapkan di dahi dengan bentuk tanda salib. Dengan abu yang diterima, kita dimateraikan menjadi milik Tuhan sekaligus sebagai tanda bahwa dosa-dosa kita sudah ditebus oleh Tuhan.

Diklat PMR Unit SMA Sedes Bedono

Diklat PMR Unit SMA Sedes Bedono

Pada hari Minggu, 16 Februari 2020, ekstrakurikuler PMR SMA Sedes Sapientiae Jambu melaksanakan acara DIKLAT. (Pendidikan dan Pelatihan) PMR. Anggota PMR mendapatkan ilmu, dan beberapa hal lainnya yang diberikan oleh PMI dari Kabupaten Semarang.

1  2  3  4  5  ...  82

Dari Abu Kembali Menjadi Abu

02 March 2020

Dari Abu Kembali Menjadi Abu

Rabu (25/02/20) di Aula SMA Sedes Sapientiae Bedono diadakan perayaan Rabu Abu. Perayaan ini dihadiri oleh siswa-siswi serta guru dan staf dari SD Kanisius Bedono, SMP Theresiana Bedono, SMA Sedes Sapientiae Bedono, para suster Bedono, dan umat Gereja Santo Thomas Rasul Bedono. Perayaan ini dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 08.40 WIB yang dipimpin oleh Romo Yohanes Suwarno Suwoyo Sunu, Pr. Perayaan ini berjalan dengan lancar dengan bantuan beberapa siswa dari SD Kanisius Bedono sebagai misdinar, siswa dari SMP Theresiana Bedono sebagai lektor, anggota SS Lauda dari SMA Sedes Sapientiae Bedono sebagai pengiring misa, serta para suster dan Pak Rackhmad sebagai prodiakon.

Masa prapaskah tahun 2020 ini bertemakan bertobat, terlibat, dan berbuah berkat. Bertobat, berarti kita diingatkan untuk bertobat dalam cara berpikir, merasa, dan bertindak. Terlibat, berarti mau menegaskan pentingnya wujud nyata pertobatan dalam kehidupan bersama orang lain, mewujudkan kebaikan dan keutamaan hidup termasuk lewat hal-hal yang kecil dan sederhana sekalipun. Yang terakhir berbuah berkat, berarti usaha-usaha pertobatan kita akan membawa perubahan, bukan hanya pada diri sendiri melainkan pada orang lain juga.

Dalam homilinya, Romo Sunu menyampaikan bahwa bagi yang sudah dibabtis secara katolik dan umat kristiani akan menerima abu yang diusapkan di dahi sebagai tanda untuk mengawali masa pra Paskah. Dengan abu yang diterima, kita dimateraikan menjadi milik Tuhan sekaligus sebagai tanda bahwa dosa-dosa kita sudah ditebus oleh Tuhan. Selama 40 hari ke depan kita juga harus membersihkan diri untuk menyambut kedatangan Tuhan.

Tuhan memberkati.

Kresentia Clavia Halim X MIPA
Nalendra Ceta X MIPA
(TIM Jurnalis_detikbaris POSESA)



Back to Top