TEAM KERJA PENEGAK DAN PANDEGA SEMARANG

TEAM KERJA PENEGAK DAN PANDEGA SEMARANG Praja Muda Karana (Pramuka) merupakan suatu kegiatan para orang muda yang memiliki banyak dampak positif. Seperti di SMA Sedes Sapientiae Bedono yang juga terdapat ekstrakulikuler pramuka yang diberikan kelas 10 dengan wajib dan kelas 11 dan 12 tidak wajib. Ekstrakulikuler ini terlaksana setiap hari Selasa setelah pulang sekolah dengan berbagai kegiatan, dengan Bantara dan Pasukan Inti (Panti) serta para Kakak Pembina.

Goresan Kecil Dalam Segala Perjuangan Nulla Dies Sine Linea

Goresan Kecil Dalam Segala Perjuangan Nulla Dies Sine Linea

Nuansa kebhinnekaan hari itu terlihat menghiasi berbagai sudut sekolah kami. Dari halaman depan, setiap lorong, dan selasar sekolah semua begitu etnik menggambarkan tradisi dari berbagai daerah. Jawa, Bali, Sunda, Papua, Batak, Cina, dan masih banyak lagi, semua ada di sini dalam satu warna, Nusantara Kecil.

HADIAH KECIL DARI SANG BUAH HATI

HADIAH KECIL DARI SANG BUAH HATI

Angkatan Bernadeta ke-26 Asrama Putri Magdalena Daemen dan Hilarius ke-26 Asrama Putra Fransiskus Asissi mengikuti acara Hari Orang Tua (HOT) yang diselenggarakan pada Sabtu, 12 Oktober 2019 di Aula SMA Sedes Sapientiae, Jambu. HOT ini adalah acara yang dimaksudkan untuk mempertemukan siswa–siswi kelas X berasrama dengan keluarga mereka yang selama 100 hari tidak diperkenankan berkomunikasi secara langsung.

EXPO Perguruan Tinggi 2019

EXPO Perguruan Tinggi 2019

Sabtu, 5 Oktober 2019 SMA Sedes Sapientiae mengadakan acara Expo Perguruan Tinggi dan acara rangkaian kegiatan 25 tahun Asrama.

1  2  3  4  5  ...  79

Goresan Kecil Dalam Segala Perjuangan Nulla Dies Sine Linea

24 October 2019

Goresan Kecil Dalam Segala Perjuangan Nulla Dies Sine Linea
Sabtu, 19 Oktober 2019. Merupakan hari terbesar di Sedes Sapientiae Bedono. Hal ini dikarena, pada tanggal itu merupakan Pesta perak Asrama yang bertema Nulla Dies Sine Linea. Nulla Dies Sine Linea ini memiliki maksud sebagai tiada hari tanpa goresan. Pesta Perak Asrama ini begitu sangat meriah, karena banyak tamu undangan yang hadir. Tidak hanya tamu undangan, tetapi banyak sekali alumni dan alumnus yang ikut hadir dalam acara pesta perak asrama ini.
Tamu-tamu undangan pada Pesta Perak Asrama ini tidak hanya Orang Tua dari siswa-siswi SMA Sedes Sapientiae Bedono, tetapi oleh Ketua Pembina Yayasan Marsudirini, Sr. M Susana Hery Susanti , Ketua Yayayasan Marsudirini, Sr. Patrice, OSF, Bapak Camat Kec. Jambu, Bapak Kepala Desa, Bapak Syeik Puji, dan Para Tokoh Masyarakat yang lainnya.
Pesta Perak Asrama ini, dimulai pukul 10.00 dan terlaksana di Aula SMA Sedes Sapientiae Bedono. Acara dimulai dengan pembukaan MC, dan dilanjutkan dengan Misa Syukur 25 Tahun Asrama, yang dipimpin oleh Romo Konselebran Utama, Romo Mateus ,MSF dan para Romo Konselebran Pendamping yaitu Rm. Rikhardus Sani Wibowo, SJ, Rm. Yohanes Suwarno Sunu Siswoyo, Pr, Rm. Yohanes Joko Wahyu Yuniarto, Pr, Rm. Yoseph Aris Triyanto, MSF. Dalam Misa Syukur, Paduan Suara dan Orchestra SS Lauda tetap memandu dalam menyanyikan lagu disetiap misa. Sebelum misa diakhiri, ditutup dengan penandatangan prasasti oleh Sr. M. Susana Hery Susanti dan diberkati oleh Romo Mateus Sumarno,MSF
Setelah Misa Syukur, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sedes. Lalu dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Yaitu, sambutan dari ketua panitia, dari kepala sekolah, dari ketua yayasan marsudirini dengan dilanjutkan pemotongan tumpeng dan yang terakhir merupakan sambutan dari Bapak Camat, yaitu Bapak Moh. Edy Sukarno. Sesudah sambutan-sambutan tersebut, dilanjutkan dengan penampilan sendratari 25 Tahun Asrama, yang merupakan tampilan dari siswa-siswi SMA Sedes Sapientiae Bedono yang berjudul Tirta Perwitasari Ing Damparing Kawicaksanan (Air Kehidupan di Tahta Kebijaksanaan). Tampilan ini menceritakan cerita perjalanan asrama dari awal hingga sekarang, yang disutradarai oleh Bapak Stanislaus Bayu Krisna Murti.
Seluruh siswa-siswi SMA Sedes Sapientiae bedono, ikut berpartisipasi dalam acara 25 tahun asrama ini, entah ikut serta dalam penampilan, ataupun panitia-panitia lainnya, entah itu among tamu, bagian souvenir, perkap, keamanan, penata rias, dan yang lainnya. Setelah acara dari awal hingga akhir selesai, ditutuplah acara dengan makan siang yang telah disediakan panitia disertai dengan ramah tamah bersama suster, bapak/ ibu guru, karyawan, ataupun para tamu undangan lainnya, dan yang terakhir sayonara.
 
Theresa Putri K.
Jurnalis DetikBaris OSIS


Back to Top