Dari Abu Kembali Menjadi Abu

Dari Abu Kembali Menjadi Abu

Perayaan Rabu Abu merupakan awal dari masa pra Paskah yang berlangsung selama 40 hari. Dalam perayaan ini, bagi yang sudah dibabtis secara katolik dan umat kristiani akan menerima abu yang diusapkan di dahi dengan bentuk tanda salib. Dengan abu yang diterima, kita dimateraikan menjadi milik Tuhan sekaligus sebagai tanda bahwa dosa-dosa kita sudah ditebus oleh Tuhan.

Diklat PMR Unit SMA Sedes Bedono

Diklat PMR Unit SMA Sedes Bedono

Pada hari Minggu, 16 Februari 2020, ekstrakurikuler PMR SMA Sedes Sapientiae Jambu melaksanakan acara DIKLAT. (Pendidikan dan Pelatihan) PMR. Anggota PMR mendapatkan ilmu, dan beberapa hal lainnya yang diberikan oleh PMI dari Kabupaten Semarang.

Kembali Meraih Juara

Kembali Meraih Juara

Pada hari Sabtu (08/02/2020) lalu Tim Modern Dance SMA Sedes Sapientiae Bedono mencoba peruntungannya dalam sebuah lomba Dance yang bertempat di SD Marsudirini Salatiga. Dalam perjalanannya, Tim Modern Dance SMA Sedes Sapientiae Bedono akhirnya dapat menggondol piala juara 1. 

Berpartisipasi dalam Perayaan 150 tahun Suster OSF Berkarya di Indonesia

Berpartisipasi dalam Perayaan 150 tahun Suster OSF Berkarya di Indonesia

Rabu (05/02/2020), perwakilan siswa-siswi SMA Sedes Sapientiae Bedono mengikuti lomba cipta lagu dan melukis di Semarang dalam rangka memperingati 150 tahun datangnya Suster OSF ke Indonesia. Dalam lomba perwakilan dari SMA Sedes Sapientiae Bedono mendapat juara 1 untuk lomba cipta lagu yang bertema Ibu Magdalena Daemen dan juara harapan 3 untuk lomba lukis.

1  2  3  4  5  ...  81

Goresan Kecil Dalam Segala Perjuangan Nulla Dies Sine Linea

24 October 2019

Goresan Kecil Dalam Segala Perjuangan Nulla Dies Sine Linea
Sabtu, 19 Oktober 2019. Merupakan hari terbesar di Sedes Sapientiae Bedono. Hal ini dikarena, pada tanggal itu merupakan Pesta perak Asrama yang bertema Nulla Dies Sine Linea. Nulla Dies Sine Linea ini memiliki maksud sebagai tiada hari tanpa goresan. Pesta Perak Asrama ini begitu sangat meriah, karena banyak tamu undangan yang hadir. Tidak hanya tamu undangan, tetapi banyak sekali alumni dan alumnus yang ikut hadir dalam acara pesta perak asrama ini.
Tamu-tamu undangan pada Pesta Perak Asrama ini tidak hanya Orang Tua dari siswa-siswi SMA Sedes Sapientiae Bedono, tetapi oleh Ketua Pembina Yayasan Marsudirini, Sr. M Susana Hery Susanti , Ketua Yayayasan Marsudirini, Sr. Patrice, OSF, Bapak Camat Kec. Jambu, Bapak Kepala Desa, Bapak Syeik Puji, dan Para Tokoh Masyarakat yang lainnya.
Pesta Perak Asrama ini, dimulai pukul 10.00 dan terlaksana di Aula SMA Sedes Sapientiae Bedono. Acara dimulai dengan pembukaan MC, dan dilanjutkan dengan Misa Syukur 25 Tahun Asrama, yang dipimpin oleh Romo Konselebran Utama, Romo Mateus ,MSF dan para Romo Konselebran Pendamping yaitu Rm. Rikhardus Sani Wibowo, SJ, Rm. Yohanes Suwarno Sunu Siswoyo, Pr, Rm. Yohanes Joko Wahyu Yuniarto, Pr, Rm. Yoseph Aris Triyanto, MSF. Dalam Misa Syukur, Paduan Suara dan Orchestra SS Lauda tetap memandu dalam menyanyikan lagu disetiap misa. Sebelum misa diakhiri, ditutup dengan penandatangan prasasti oleh Sr. M. Susana Hery Susanti dan diberkati oleh Romo Mateus Sumarno,MSF
Setelah Misa Syukur, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sedes. Lalu dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Yaitu, sambutan dari ketua panitia, dari kepala sekolah, dari ketua yayasan marsudirini dengan dilanjutkan pemotongan tumpeng dan yang terakhir merupakan sambutan dari Bapak Camat, yaitu Bapak Moh. Edy Sukarno. Sesudah sambutan-sambutan tersebut, dilanjutkan dengan penampilan sendratari 25 Tahun Asrama, yang merupakan tampilan dari siswa-siswi SMA Sedes Sapientiae Bedono yang berjudul Tirta Perwitasari Ing Damparing Kawicaksanan (Air Kehidupan di Tahta Kebijaksanaan). Tampilan ini menceritakan cerita perjalanan asrama dari awal hingga sekarang, yang disutradarai oleh Bapak Stanislaus Bayu Krisna Murti.
Seluruh siswa-siswi SMA Sedes Sapientiae bedono, ikut berpartisipasi dalam acara 25 tahun asrama ini, entah ikut serta dalam penampilan, ataupun panitia-panitia lainnya, entah itu among tamu, bagian souvenir, perkap, keamanan, penata rias, dan yang lainnya. Setelah acara dari awal hingga akhir selesai, ditutuplah acara dengan makan siang yang telah disediakan panitia disertai dengan ramah tamah bersama suster, bapak/ ibu guru, karyawan, ataupun para tamu undangan lainnya, dan yang terakhir sayonara.
 
Theresa Putri K.
Jurnalis DetikBaris OSIS


Back to Top